Senin, 24 April 2017

J-FUN CORNER

J-FUN CORNER



Minna-san Konnichiwa,
Di zaman yang serba modern ini sudah saatnya kita untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang luas terutama mengenai kejepangan. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan website seputar jepang, yaitu “J-fun corner”.

J-fun corner merupakan wadah bagi para pecinta jepang, website ini berisi tentang pembahasan artikel-artikel jepang yang bagus untuk kita pelajari, ada juga klinik bahasa jepang dan tutorial original manga jepang, dari website ini kita juga bisa mempelajari kebudayaan-kebudayaan dan kegiatan orang-orang jepang.

Untuk pelajar dan mahasiswa bahasa jepang wajib  berkunjung kesini untuk saling berbagi infomasi seputar negeri sakura ini.
Ayo kunjungi “J-FUN CORNER”!!!

楽しく日本語を勉強しましょう (^o^)



Kamis, 13 April 2017

お花見

Festival Budaya Hanami di Jepang

Hanami berasal dari kata hana wo miru (花を見る) yang berarti melihat bunga atau ohanami, pada musim ini menjadi musim yang spesial di jepang dan bagi masyarakatnya karena di jepang akan terlihat lebih indah dengan bunga sakura yang bermekaran.


Menurut sejarah budaya hanami telah muncul sejak periode nara (710-794) atau sekitar 1300 tahun yang lalu, ketika itu bunga plum atau ume yang dinikmati tetapi sejak periode heian (794-1185) hanami identik dengan bunga sakura.

Dulunya kegiatan hanami hanya bisa dilakukan oleh para bangsawan atau kalangan orang elit kerajaan di jepang kemudian dengan perkembangan zaman, warga jepang yang biasapun bisa mengikuti hanami, sehingga sekarang semua kalangan masyarakat jepang bisa menikmati indahnya bunga sakura yang bermekaran dimana-mana dan menjadi tradisi di masa sekarang ini. Tradisi hanami tidak hanya dilakukan bersama keluarga tapi juga ada yang dari perusahaan-perusahaan, organisasi, sekolah dan para turis yang ikut meramaikan ataupun ingin mengenal dan menikmati budaya ohanami di jepang ini.

Pohon sakura mekar di jepang dari akhir maret sampai awal april sekitar tujuh sampai sepuluh hari kecuali di okinawa dan hokkaido (北海道), perkiraan pergerakan mekarnya bunga sakura disebut garis depan bunga sakura (sakurazensen). Perkiraan ini dikeluarkan oleh direktorat meteorologi dan berbagai badan yang berurusan dengan cuaca.

Pada saat perayaan hanami, semua orang berkumpul dibawah pohon sakura yang indah dengan menggelar tikar berwarna biru untuk makan dan minum bersama sambil bernyanyi dan menari sepanjang malam, makanan yang biasa dibawa adalah sushi, yakisoba, sampai makanan ringan seperti keripik dan minuman sake, selain makan-makan dan bernyanyi ada juga kegiatan lainnya seperti melukis, berolahraga dan ajang tampil ala cosplay.

Mereka mengadakan pesta yang meriah dibawah pohon bahkan pesta ini dapat berlangsung hingga malam hari, hanami di malam hari biasa disebut yozakura akan tetapi suasana hanami lebih hangat dan beragam di pagi hari karena suasana yang terang jadi bisa menikmati perpaduan kontras antara ramainya orang dan mekarnya bunga, ada pepatah yang mengatakan bahwa kue lebih menarik dari pada bunga. Pepatah ini menggambarkan bahwa orang jepang lebih fokus pada makanan dan pesta yang diadakan dari pada menikmati bunga itu sendiri.

Lokasi perayaan hanami tak hanya di osaka tapi juga di Tokyo, Prefektur Gifu, Prefektur Hyogo, Prefektur Nara, dan Prefektur osaka. Karena banyak minum dan udara yang dingin tentu saja toilet menjadi kebutuhan utama, misalnya di Yoyogi park jika pada musim hanami biasanya akan disediakan toilet tambahan

Nah, tentu saja setelah hanami banyak sampah karena untuk menemani obrolan, mereka biasanya sudah membawa kantong sampah untuk mengangkut sampahnya sendiri ke tempat sampah yang telah disediakan sesuai dengan jenis sampahnya.